Swarna Sarko

Zamzami Tuntut Janji KPU Merangin Jika Menang di PTUN

IMG_20190503_181727

H Zamzami Rahman

MERANGIN,swarnajambi.co.id – Pasca putusan Pengadilan TUN Jambi yang mengabulkan gugatan Zamzami Rahman akhirnya menyulut mantan politikus Hanura ini buka suara soal perjanjian antara dirinya dan KPU Merangin.

Pasalnya setelah Zamzami diumumkan Tidak Memenui Syarat (TMS) oleh KPU Merangin pada Selasa (16/4/2019) malam. Zamzami sempat mendatangi gudang KPU Merangin melakukan protes terhadap pengumuman tersebut dan sempat bersitegang.

Baca Juga : Akhirnya Menang di PTUN, Zamzami Minta KPU Hitung Ulang Seluruh TPS

Berdasarkan pantuan media ini malam itu, Zamzami menemui ketua KPU Iron Sahroni sembari menyerahkan bukti register perkara yang diajukan ke PTUN bahwa menurutnya status kasusnya belum inkrah, tetapi mengapa KPU Merangin telah mengumumkan dirinya TMS.

Zamzami mengungkapkan, pada dini hari itu pasca pembakaran surat suara sisa terjadi perundingan yang alot antara dirinya dan tiga komisioner KPU Merangin dengan kesepakatan apabila dirinya memenangkan gugatan di PTUN, maka KPU Merangin akan menghitung ulang surat suara untuk partainya.

“Memang, apa yang sudah disepakati dengan KPU satu hari sebelum pencoblosan, Kalau setelah saya dinyatakan menang di PTUN, KPU berjanji sesuai aturan menghitung ulang buka surat suara,” ujar Zamzami ditemui di komplek DPRD Merangin, Jum’at (3/5/2019).

Terpisah, ketua KPU Merangin Iron Sahroni saat diminta tanggapan terkait putusan PTUN yang mengabulkan gugatan Zamzami dan pernjanjian hitung ulang surat suara apabila Zamzami menang di PTUN belum bicara banyak.

“Belum dapat kami salinan putusan,” ujar Iron saat dikonfirmasi via telepon.

Saat ditanya bukahkah, putusan pengadilan biasanya dibacakan dihadapan penggugat dan tergugat, sementara KPU pihak tergugat apakah tidak mengetahui putusan tersebut.

“Kebetulan kami tidak ada yang hadir, karena rekap di kabupaten, kabar-kabar sudah dapatlah,” sambung ketua KPU Merangin dua periode ini.

Apa langkah KPU Merangin atas putusan ini ?.

“Tentu kita rapatkan dulu dengan komisioner yang lain, kita juga koordinasi dengan KPU RI lewat provinsi, setelah itu kita ambil keputusan, yang jelas kita belum baca putusan PTUN,” tambah Iron.

Lalu bagaimana dengan tuntutan Zamzami yang menagih janji untuk penghitungan suara ulang, hal ini sesuai pernjanjian secara lisan sebelum pencoblosan.

“Soal itu, soal hitung ulang kita belum masuk kesitu,” pungkasnya.

Reporter : Himun Zuhri
Editor      : Akhmad Ramadhan



1557 Views

Facebook

Copyright © 2015-2018. Swarnajambi.co.id, All Rights Reserved.

To Top