Pilkada 2018

Misteri Kamar 01 RSUD H Hanafie Muara Bungo yang Jadi Lokasi “Bunuh Diri” M

Lingkaran merah, sisi jendela kamar 01 RSUD H Hanafie Muara Bungo yang menjadi lokasi 'M' loncat "bunuh diri" beberapa waktu lalu

Lingkaran merah, sisi jendela kamar 01 RSUD H Hanafie Muara Bungo yang menjadi lokasi ‘M’ loncat “bunuh diri” beberapa waktu lalu

MUARA BUNGO,swarnajambi.co.id – Masih ingat dengan M (41), laki-laki paruh baya yang sempat menghebohkan masyarakat Kabupaten Bungo, karena nekat mengakhiri hidupnya dengan cara loncat dari kamar 01 lantai tiga RSUD H Hanafie Muara Bungo. Rabu (31/08/2017) sekitar pukul 11.15 Wib.

M loncat setelah meminta sang anak yang menjaganya untuk ngaji (membaca Al-Qur’an) disebelahnya dan sang isteri diminta mengambilkan air minum yang masih di dalam ruangan tempat ia dirawat tersebut.

Kejadian memilukan ini berlangsung cepat dan tiba-tiba, sehingga sang anak dan isteri tidak bisa mencegah M yang juga pengusaha roti di Bungo ini untuk loncat melalui jendela yang menghadapbke jalan utama.

Belakangan terungkap, cerita dari berbagai sumber. Kamar 01 yang tepat di depan pintu eskalator lantai tiga tersebut memang berbeda dengan kamar lainnya. Bahkan sebelum M, pasien lainnya juga pernah hampir meloncat dari jendela kamar tersebut.

Penuturan sumber swarnajambi.co.id, yang bersangkutan kaget ketika bangun dari tidur saat dirawat di kamar 01 tersebut, sang pasien melihat didepannya dipenuhi kuburan dan adanya aktifitas orang yang tengah menggali kuburan.

Pasien tersebut pun sempat ingin keluar dari jendela, karena hanya sisi jendela tersebutlah yang terlihat sebagai pintu keluar. “Sudah tua, menurut bapak tersebut saat bangun tidur ia hanya melihat orang menggali kubur dan di depannya dipenuhi kuburan, sempat ingin loncat juga namun masih bisa mengendalikan diri,” ungkap sumber swarnajambi.co.id yang dapat dipercaya.

Setelah melihat penampakan yang aneh tersebut, pasienpun akhirnya hari itu juga meminta keluar dan dipindahkan dari ruangan tersebut. “Pasien langsung minta keluar dari kamar 01 itu,” tambah sumber.

Jika anda pergi ke RSUD H Hanafie Muara Bungo, kamar 01 tersebut bisa terlihat jelas dari jalan utama maupun lokasi parkir RSUD H Hanafie Muara Bungo. Kamar yang berada di sisi kanan jika kita menghadap gedung setinggi lima lantai tersebut, tanpak jendela masih terbuka dan AC yang berada tepat di bawah jendela masih terlihat miring akibat injakan pasien M yang loncat dari jendela tersebut beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu, redaksi swarnajambi.co.id mencoba menelusuri lebih jauh tentang gedung dan kamar 01 RSUD H Hanafie Muara Bungo yang merupakan kamar vip dengan tarif Rp.600.000/malam. Sumber lainnya menyebutkan bahwa di lokasi gedung ini dulunya terdapat pohon raya (sejenis pohon Beringin), dan pohon tersebut dikatakan sumber menjadi tempat kediaman beberapa makhluk halus.

Percaya atau tidak, saat penebangan pohonpun pekerja mengalami kesulitan, dan akhirnya bisa dilakukan penebangan setelah dibacakan doa. Lokasi gedung yang kini menjadi kebanggaan masyarakat Bungo tersebutpun juga sempat dijadikan lokasi kolam.

Dibangun saat Bupati Bungo H Zulfikar Achmad, Suratman salah satu pekerja kasar waktu pembangunan gedung lima lantai itu juga menuturkan bahwa beberapa pekerja kerap melihat penampakan, mulai dari kuntil anak hingga genderuwo.

“Dulu sering ada yang lihat penampakan mas, tapi mereka (makhluk halus-red) tidak ganggu kita,” ungkap Supratman.

“Yang paling sering itu di bagian paling atas, katanya di atas itulah tempatnya tinggal,” tambah sumber ini.

Cerita lainnya, salah seorang petugas rumah sakit yang enggan namanya ditulis mengatakan. Ia seringkali melihat penampakan di tangga bagian kiri gedung jika malam hari.

Menurutnya tangga tersebut memang jarang digunakan. Bentuk sosok yang sering ia lihat adalah seorang perempuan dengan pakaian putih namun terlihat lusuh. “Kalau dinas malam mas, sayakan sering keliling, kadang saya dengar suara yang tidak lazim, kalau sosoknya yang biasa menampakkan diri itu sosok cewek dengan pakaian serba putih,” ucapnya.

Percaya atau tidak, Wallahualam. Namun dari kejadian loncatnya M dari lantai tiga RSUD H Hanafie Muara Bungo tersebut. Beberapa masyarakat melalui media sosial menyarankan pihak manajemen rumah sakit untuk memasangkan teralis, berharap tidak ada lagi kejadian serupa.

“Sudah selayaknya manajemen rumah sakit umum H Hanafie memikirkan untuk memasang teralis, jangan sampai ada kejadian serupa terulang lagi,” tulis Muhammad Kholil.

Reporter: Akhmad Ramadhan



36921 Views

Facebook

Copyright © 2015-2018. Swarnajambi.co.id, All Rights Reserved.

To Top