Swarna Bungo

Bungo Jadi Ladang Bisnis Prostitusi, Mau Boking Tinggal Tunggu di Hotel

Bisnis esek-esek Prostitusi terselubung di Muara Bungo makin tumbuh subur (Foto Istimewa)

Bisnis esek-esek Prostitusi terselubung di Muara Bungo makin tumbuh subur (Foto Istimewa)

MUARA BUNGO,swarnajambi.co.id – Kota Muara Bungo, Kabupaten Bungo menjadi salah satu kota tersibuk di Provinsi Jambi, dilintasi jalur lintas barat Sumatera, Bungo juga memiliki akses perhubungan udara.

Tidak heran jika kita jumpai banyak pendatang dari luar daerah, baik dari dalam Provinsi Jambi maupun provinsi lain se Indonesia.

Bungo pun memiliki beberapa unit hotel berbintang hingga kelas melati, dan beberapa lokasi hiburan malam, baik karouke maupun discotik. Kotanyapun terbilang tidak pernah ada matinya.

Hal ini pula membuat bisnis Prostitusi terselubung seakan tumbuh subur. Redaksi swarnajambi.co.id mencoba menelusuri bisnis esek-esek di kota Muara Bungo. Hasilnya cukup mencengangkan. Bungo yang masih memegang teguh adat dan budaya ini perlahan dibanjiri wanita penghibur dari luar daerah.

Penelusuran pertama redaksi berhasil mewawancarai salah satu penyedia wanita penghibur. Dijumpai di salah satu karouke keluarga, reporter swarnajambi.co.id yang tidak diketahui sang mucikari ini adalah wartawan ditawarkan sederetan wanita penghibur, mulai dari kelas terendah hingga yang tertinggi.

Laki-laki remaja ini mengaku mempunyai lebih dari 15 koleksi wanita penghibur, untuk boking pun cukup simple, bisa melalui telepon atau pesan di whatsapp. “Abang bisa telpon ke saya, nanti ceweknya kita antarkan kemana lokasi yang dituju,” ujar sumber.

Untuk tarif pun beragam, mulai dari Rp.500.000,. Sampai jutaan rupiah. Pemesan bisa tanpa harus bertatap muka dan menunggu di kos-kosan atau hotel.

“Yang terendah Rp.500.000,. satu kali main maksimal 1 jam, long time Rp.2.000.000,. Tergantung cewek yang di pesan bang,” tambahnya.

Kamipun sempat menanyakan dimana keberadaan wanita-wanita penghibur ini tinggal, menurut mucikari ini, wanita-wanita penghibur ini tinggal di berbagai kos-kosan dalam kota Muara Bungo, dan rata-rata tinggal di kos-kosan mewah.

Untuk wanita penghibur ini sendiri, mucikari ini menyebutkan kebanyakan datang dari luar daerah, baik Jawa Barat, Jawa Timur, Palembang, Jakarta maupun Manado. “Barang dari luar semua bang, adalah beberapa yang dari seputaran Jambi, di jamin mantap dan pelanggan puasss..,” terang mucikari ini.

Selain itu, wanita-wanita ini juga bisa di boking hanya sekedar menemani karouke, dan untuk boking tersebut pelanggan harus membayar Rp.100.000,./jam. “Nemani karouke saja juga bisa bang, tarifnya juga murah,” tambahnya.

Tambah mucikari ini, anak-anak asuhnya ini rata-rata berusia 30 tahun ke bawah, dan beberapa diantaranya juga masih tercatat sebagai mahasiswi. “Kalau penyedia lain ada juga sih bang, tapi kalau kita banyak pilihan, mau mahasiswa ada,” tutupnya.

Reporter: Muhammad Agustian
Editor: Akhmad Ramadhan



20626 Views

Facebook

Copyright © 2015-2018. Swarnajambi.co.id, All Rights Reserved.

To Top