Swarna Sarko

Tiga Hari Menghilang, Mayat Salahuddin Ditemukan Warga Sudah Membusuk

Dokter RSUD Khatib Quzwein Sarolangun tengah melakukan visum terhadap korban

Dokter RSUD Khatib Quzwein Sarolangun tengah melakukan visum terhadap korban

SAROLANGUN,swarnajambi.co.id – Nasib naas menimpa Salahudin Bin Asmuni (25), warga Lubuk Resam Kecamatan Cermin Nan Gedang, ditemukan warga tidak bernyawa dan kondisi tubuh membusuk. Sabtu pagi (Shubuh kemarin-red) (17/06) di Sungai Meleko, Batang Asai.

Setelah menemukan mayat tersebut, warga bersama anggota keluarga korban, membawanya ke Desa Lubuk Resam, sekitar pukul 09.00 wib. Setibanya di Lubuk Resam, warga kemudian membawa mayat ke RSUD Sarolangun untuk dilakukan visum, dengan menggunakan mobil Ambulance.

Selain itu keluarga korban juga menyebutkan bahwa korban hilang sejak Rabu yang lalu (14/06), saat pergi ke sungai Melako, Batang Asai.

“Pagi shubuh ditemukan warga dengan adik-adiknya yang mencari korban di sungai Meleko, dimana hilang pada tanggal 14 Juni yang lalu,” Kata keluarga korban yang hadir kala itu di RSUD Chatib Quzwain Sarolangun.

Sementara itu dari pantauan dilapangan, di RSUD Sarolangun petugas medis masih melakukan visum, tampak pihak keluarga dari Desa Lubuk Resam terus berdatangan.

Dari keterangan dokter, di punggung korban ada lubang seperti sebuah tusukan sebesar kelingking orang dewasa. Namun belum diketahui penyebab kematian korban.

“Kita tidak melakukan otopsi, jadi belum tahu apakah lubang yang ada di punggung korban, dengan diameter kecil itu penyebab kematian korban,” Sebut dr Ricki, yang bertugas melakukan visum.

Kemudian juga hadir aparat kepolisian Waka Polres Sarolangun Kompol Atrizal, SH beserta anggota. Saat ini dari pihak kepolisian belum bisa memberikan keterangan terkait kematian korban.

Reporter: Husnil Aqili
Editor: Akhmad Ramadhan



1261 Views

Facebook

Copyright © 2015-2018. Swarnajambi.co.id, All Rights Reserved.

To Top