Swarna Jambi

12 Presiden Kritisi Debat Kedua Pilpres 2019.

IMG-20190219-WA0000JAMBI,swarnajambi.co.id – Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KOPIPEDE) Provinsi Jambi kembali menginisiasi nonton Bareng dan Diskusi Debat Kedua Pilpres 2019, kali ini bersama Presiden Mahasiswa dari 12 Perguruan Tinggi di Provinsi Jambi.

Acara nonbar dan diskusi digelar di KPU Provinsi Jambi, Minggu (17/2/2019) dimulai pukul 19.00 hingga 23.00 WIB, Dengan pembicara 12 Presiden Mahasiswa (Presma) diantaranya dari UNJA, UNBARI, STIKES HI, STIKOM DB, STIKBA, UIN STS Jambi, STIE Muhammadiyah, STIE Jambi, STISIP NH, STAI Ma’arif, POLTEK Jambi, dan POLTEKKES Jambi.

Suasana nobar terlihat seru karena masing-masing Presma juga membawa beberapa pengurus BEM yang berjumlah total sampai dengan 100 orang.

Acara disupport penuh oleh KPU Provinsi Jambi, dan dihadiri langsung oleh Komisioner Sanusi, S.Ag, MH, Apnizal, S.Pt dan Sekretaris KPU Provinsi. Dalam sambutannya Koordinator Divisi Parmas, Sosialisasi dan SDM Apnizal mengatakan bahwa berkumpulnya para Presma dalam nobar dan diskusi merupakan bentuk partisipasi masyarakat.

IMG-20190219-WA0003

“Tentunya jangan hanya berhenti didalam ruangan ini tetapi menjadi mitra KPU melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih bagi masyarakat untuk meningkatkan partisipasi pemilih dan kualitas pemilih,” ujarnya.

Acara dimulai dengan bersama-sama menyaksikan debat ke-2, kemudian dilanjutkan dengan diskusi yaitu masing-masing presma diberikan kesempatan untuk mengkritisi jalannya debat, mulai dari substansi maupun mekanisme debatnya.

Hadir sebagai pemantik diskusi Bahren Nurdin Sekjend KPPD RI dan M Sanusi Komisioner KPU yang juga mantan aktifis mahasiswa 1998.

Mochammad Farisi, LL.M. ketua Komunitas Peduli Pemilu dan Demokrasi (KOPIPEDE) Provinsi Jambi yang juga sebagai sebagai inisiator kegiatan menjelaskan bahwa tujuan acara ini adalah sebagai ajang silaturahmi para Presiden Mahasiswa.

“Selain itu juga sebagai pelecut/motifasi agar tidak hanya menjadi penonton dalam pesta demokrasi 2019 tapi ikut mewarnai dengan aktif mengkritisi jalannya pemilu,” kata Farisi.

Kemudian lanjut Farisi para Presma juga diminta tak hanya mengkritisi soal jalannya Pilpres, namun juga mengkritisi kualitas para Caleg yang akan mewakili rakyat baik di senayan maupun di DPRD Provinsi/Kabupaten/klKota.

“Mahasiswa harus cerdas dan ikut mencerdaskan masyarakat serta menciptakan pemilu 2019 yang aman, sejuk dan damai,” pungkas Dosen UNJA ini.

Reporter : Himun Zuhri
Editor : Akhmad Ramadhan



372 Views

Facebook

Copyright © 2015-2018. Swarnajambi.co.id, All Rights Reserved.

To Top