Advertorial

Kota Sungai Penuh Siap Sambut Universal Health Coverage (UHC)

Kota Sungai Penuh Siap Sambut Universal Health Coverage (UHC)

Kota Sungai Penuh Siap Sambut Universal Health Coverage (UHC)

SUNGAI PENUH,swarnajambi.co.id – Cakupan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) terus didongkrak. Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen memastikan seluruh penduduknya telah menjadi peserta JKN-KIS. Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan yang digelar di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh.

Di Provinsi Jambi Kota Sungai Penuh merupakan kota kedua setelah Kota Jambi dimana Pemerintah akan menjaminkan seluruh warganya ke program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Dari total penduduk Kota Sungai Penuh sebanyak 103.972  jiwa, sebanyak  jiwa (66.07%) telah menjadi peserta JKN-KIS.

Artinya, masih ada sebagian masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta. Pada 19 Desember 2018, Pemerintah Kota Sungai Penuh mendaftarkan 35.663 jiwa penduduk menjadi peserta JKN-KIS. Dengan demikian, Kota Sungai Penuh  resmi menyandang predikat Universal Health Coverage (UHC) atau Cakupan Kesehatan Semesta.

“Sejak April tahun 2015, Pemerintah Kota Sungai Penuh telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dalam hal mendaftarkan penduduknya ke Program JKN-KIS. Maka dari itu, kami mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Sungai Penuh yang telah memberikan perlindungan jaminan kesehatan kepada warganya,” terang Deputi Direksi Wilayah Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Jambi, Siswandi.

Menurut Siswandi, hal tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakatnya sekaligus wujud ketaatan terhadap regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

“Dengan resminya Kota Sungai Penuh meraih predikat UHC, maka daftar daerah UHC kian bertambah. Kami juga sangat berterimakasih kepada Pemda yang sudah mendorong UHC di daerah masing-masing dan kami harapkan seluruh Pemda dapat melakukan hal serupa. Kami optimis hal ini bisa menjadi motivasi bagi Pemda lainnya untuk berpacu mengejar cita-cita UHC,” harap Siswandi.

Sementara itu, Walikota Sungai Penuh Asafri Jaya Bakri menyampaikan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya agar penduduk yang menjadi peserta JKN-KIS bisa mencapai minimal 95% pada akhir tahun ini. Menurutnya, capaian itu bukanlah tanpa perjuangan.

“Capaian ini merupakan kerja bersama antara Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sungai Penuh serta BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo, sehingga dapat menjamin 100% dari jumlah seluruh penduduk Kota Sungai Penuh. Meski sudah UHC” kata Asafri,” kata Asafri.

Dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para peserta JKN-KIS, BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo telah bekerja sama dengan 10 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang tersebar di Kota Sungai Penuh. Untuk kondisi saat ini di Kota Sungai Penuh belum terdapat rumah sakit dan apotek, sehingga untuk rujukan tingkat lanjut FKTP merujuk peserta ke Rumah Sakit Umum Mayjen H. A Thalib yang ada diwilayah Kabupaten Kerinci. Namun meski dengan kondisi demikian harapannya  FKTP yang telah bekerjasama senantiasa memberikan pelayanan terbaik bagi peserta JKN KIS di Kota Sungai Penuh.

Reporter : Akhmad Ramadhan



244 Views

Facebook

Copyright © 2015-2018. Swarnajambi.co.id, All Rights Reserved.

To Top