Swarna Sarko

Soal DAK yang Tak Terserap, Zaidan Minta Al Haris Evaluasi Kepala OPD Terkait

IMG20190729133300

Ketua DPRD Merangin Zaidan saat diwawancarai awak media, Senin (29/7/2019).

MERANGIN,swarnajambi.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Merangin ikut menyoroti terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) yang berada di Enam OPD yang tidak terserap hingga deadline 22 Juli 2019 yang ditentukan pemerintah pusat.

Ketua DPRD Merangin Zaidan mengatakan pihak dewan mempertanyakan penyebab pasti masalah DAK yang tak terserap ini, sebab anggaran ini dapat merugikan masyarakat.

”Ya, artinya gini, kita (lembaga) ini perlu mempertanyakan, apa penyebab hangusnya DAK dari pemerintah pusat, ini perlu kita pertanyakan, ini rakyat juga yang rugi,” kata Zaidan yang diwawancarai awak media usai Paripurna, Senin (29/07/2019).

Bahkan, dengan tidak terserapnya DAK yang  jumlahnya cukup fantastis itu, lebih tegas Zaidan meminta bupati Merangin untuk mengevaluasi pimpinn OPD penerima dana DAK yang tak terealisasi itu.

”Contohnya Rumah Sakit Umum dengan jumlah DAK sekitar 21 Milyar, jumlah yang fantastis kan?. Susah cari dana sebanyak itu. Jujur saja, kalau memang ada ketidakmampuan dari OPD terkait, harus dievaluasi kepala OPD yang menangani itu. jadi, artinya mereka tidak mampu,” ujar Zaidan lagi.

Adapun Enam OPD tersebut diantaranya di RSUD Kol Abundjani sekitar 22.7 Miliar, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sekitar 2 Miliar, DKUKMPP sekitar 1,3 Miliar, DPUPR sekitar 900 juta, Dinas Arsip dan Perpustakaan sekitar 515 juta dan di Dinas Lingkungan Hidup sekitar 383 juta.

Belakangan diketahui, bahwa Direktur RSUD Kol Abunjani Berman Saragih masih berupaya melakukan lobi ke pemerintah pusat agar dana yang tak terserap itu agar tetap dapat dilaksanakan.

Reporter : Himun Zuhri

Editor      : Akhmad Ramadhan

 



635 Views

Facebook

Copyright © 2015-2018. Swarnajambi.co.id, All Rights Reserved.

To Top